Mahasiswa Inbound Internasional PNF FIP UNESA Ikuti Diskusi Kelas, Perkuat Pembelajaran Lintas Budaya
Program Studi Pendidikan Nonformal (PNF), Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya (FIP UNESA), terus memperkuat atmosfer akademik yang terbuka, inklusif, dan berorientasi internasional melalui kegiatan inbound student program. Salah satu rangkaian kegiatan tersebut diwujudkan melalui keterlibatan mahasiswa internasional dalam aktivitas diskusi dan pembelajaran di kelas bersama mahasiswa PNF FIP UNESA pada Kamis, 24 September 2026.
Kegiatan ini menghadirkan mahasiswa dari berbagai negara dengan latar belakang budaya dan pengalaman pendidikan yang beragam. Mereka adalah Mukhtar Ahmad Paiman dari Afganistan, Hanifatin Ubaidillah dari Indonesia, Muqaddas Sajjad dari Pakistan, serta Randriambololona Nambinintsoa Michel Luca dari Madagascar. Keikutsertaan mahasiswa inbound dalam pembelajaran kelas menjadi bagian penting dari upaya Prodi Pendidikan Nonformal dalam menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk memahami keberagaman perspektif, budaya, dan praktik pendidikan dari berbagai negara.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa inbound berkesempatan mengikuti proses pembelajaran secara langsung bersama mahasiswa PNF FIP UNESA. Interaksi berlangsung melalui diskusi kelas, pertukaran gagasan, serta berbagi pengalaman yang memungkinkan peserta melihat isu-isu pendidikan nonformal dari perspektif yang lebih luas. Kehadiran mahasiswa dari Afganistan, Pakistan, Madagaskar, dan Indonesia memberikan warna tersendiri dalam proses pembelajaran. Perbedaan latar belakang budaya menjadi sumber pembelajaran yang memperkaya diskusi sekaligus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, dan apresiasi terhadap keberagaman.
Lebih dari sekadar kegiatan akademik, classroom discussion ini menjadi ruang perjumpaan antarbudaya (intercultural learning) yang memungkinkan mahasiswa saling mengenal nilai, kebiasaan, pengalaman pendidikan, serta perspektif mengenai pendidikan dan kehidupan masyarakat di negara masing-masing. Bagi mahasiswa PNF FIP UNESA, interaksi tersebut memberikan kesempatan untuk belajar secara langsung dari pengalaman mahasiswa internasional tanpa harus meninggalkan lingkungan kampus. Sebaliknya, mahasiswa inbound memperoleh pengalaman untuk mengenal lingkungan akademik Universitas Negeri Surabaya sekaligus memahami konteks Pendidikan Nonformal di Indonesia.
Kegiatan ini juga selaras dengan komitmen FIP UNESA dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi melalui penciptaan lingkungan pembelajaran yang memberikan pengalaman global kepada mahasiswa. Internasionalisasi tidak hanya diwujudkan melalui mobilitas mahasiswa ke luar negeri, tetapi juga melalui terciptanya ruang akademik yang memungkinkan mahasiswa lokal dan internasional belajar bersama. Melalui kegiatan inbound tersebut, Prodi Pendidikan Nonformal FIP UNESA menunjukkan bahwa kelas dapat menjadi ruang strategis untuk membangun global competence, memperluas wawasan mahasiswa, dan mengembangkan kemampuan untuk berkomunikasi serta bekerja sama dalam lingkungan yang multikultural.
Rangkaian kegiatan pada 24 September 2026 ini diharapkan tidak berhenti pada pertemuan di dalam kelas, tetapi menjadi bagian dari pengalaman akademik dan kultural yang lebih luas bagi mahasiswa inbound selama berada di lingkungan FIP UNESA. Dengan semakin intensifnya interaksi antara mahasiswa Indonesia dan mahasiswa internasional, Prodi Pendidikan Nonformal FIP UNESA terus mendorong terbentuknya ekosistem akademik yang terbuka, kolaboratif, inklusif, dan berwawasan global.
Kegiatan inbound student ini sekaligus menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa Pendidikan Nonformal memiliki ruang yang luas untuk membangun pembelajaran lintas budaya dan mempertemukan berbagai pengalaman pendidikan dari berbagai belahan dunia.
