GERAKAN PENGABDIAN MASYARAKAT : MEMBANGUN JIWA “PEKA”

Surabaya - GPM (Gerakan Pengabdian Masyarakat) merupakan kegiatan salah satu program wajib yang dilaksanakan oleh HMJ PLS UNESA Departemen Sosial dan Keagamaan. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu keberlangsungan kehidupan masyarakat serta meningkatkan potensi suatu desa yang masih tergolong dalam wilayah 3T ( Terdepan, Terpencil dan Tertinggal). Kegiatan GPM ini dilaksanakan pada tanggal 4-7 November 2021 di Dusun Nawangan, Desa Tawangrejo, Kecamatan Jatirejo dengan Tema “Membangun Jiwa PEKA (Produktif, Edukatif, Kreatif, dan Aksi) Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah untuk Masyarakat”. Kegiatan ini diikuti sebanyak 25 mahasiswa, dengan harapan mahasiswa yang mengikuti kegiatan GPM tersebut dapat meningkatkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar dan lebih menumbuhkan sikap empati serta bertindak tegas terhadap permasalahan di lingkungan sekitar. Kegiatan GPM kali ini diketuai oleh Salsabila Rizki, mahasiswa angkatan 2020. Sebelum dilaksanakan, kegiatan ini dibuka oleh Bapak Heryanto Susilo, M.Pd., selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FIP UNESA.
Berdasarkan tema yang diangkat, melalui kegiatan pengabdian masyarakat, para mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah dilatih untuk meningkatkan inovasi dan kreatifitas agar dapat menjadi mahasiswa yang handal dengan berbagai pengetahuan dan pengalaman dalam bersosialisasi dengan masyarakat,. Selain itu, dengan terlaksananya kegiatan ini diharapkan dapat mencapai seluruh tujuan yang dimaksud, yaitu meningkatkan inovasi mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah yang kompetitif serta peduli akan sesama. Untuk mewujudkan capaian-capaian tersebut, terdapat beberapa kegiatan yang dilaksanakan dalam kegiatan GPM ini, yaitu berladang, sosialisasi parenting untuk orang tua, mengajar mengaji dan bimbingan belajar untuk anak-anak setempat serta bermain outbound.
“Saya berharap dengan program kerja ini mahasiswa menjadi lebih berani, tegas,berempatik dan peka dalam setiap lingkungan sekitar. Sekaligus lebih banyak bertindak daripada hanya berbicara saja.” ucap Salsa selaku ketua pelaksana. Semoga melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat memetik pembelajaran terkait kepedulian antar masyarakat, dan dapat menumbuhkan semangat pemberdayaan. (Ay/Cin)