Mahasiswa PLS berhasil laksanakan KKN Kebangsaan 2024 di Ambon

Elvira Tri Oktavia, mahasiswa Pendidikan Non Formal angkatan 2022, menjadi salah satu mahasiswa terpilih dalam seleksi Kuliah Kerja Nyata Kebangsaan tahun 2024. Setelah bersaing dengan 500 mahasiswa dari kampus lain, Elvira dan sembilan mahasiswa dari universitas lain berhasil untuk menembus seleksi tersebut. Beberapa mahasiswa lain yang berhasil lolos adalah Yolanda Pattinasarany dari IAKN Ambon, Siti Wardania Malawat dari Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong, Nikyta Yulia Rachman dari Universitas Riau, Rezah Dwi Lestari dari Universitas Pattimura, Stela Maris Seleky dari Universitas Pattimura, Yogi Setiawan dari Universitas Bengkulu, Mohamad Syahril Sabda dari Universitas Negeri Jakarta, Moh Ramadhan Sidora dari Universitas Tadulako, dan Sandro Johanis Saiselar dari Universitas Pattimura.
Kegiatan yang dilaksanakan dalam serangkaian Kuliah Kerja Nyata Kebangsaan Tahun 2024 diantaranya adalah Negeri Cerdas: program Pendataan dan Peningkatan SDGs Negeri Mamala, Aksi Bersih Sampah Tepi Laut Negeri Mamala bersama Komunitas Pamese, Bimbingan Belajar Bagi Sekolah, Pelayanan Kesehatan Gratis, Sosialisasi Pencegahan Penyakit Tidak Menular (Kardiovaskular PPOK, Kanker, dan Diabetes Melitus), Sosialisasi Pola Hidup Bersih dan Sehat, Penyuluhan Efektivitas Kerjasama Tim dalam Usaha Perikanan Negeri Mamala, Sosialisasi Rumah Aman dan Layak Huni, Literasi Digital Goes to School di SMP Muhammadiyah Mamala dan SMA Muhammadiyah Mamala, Sosialisasi Perlindungan Anak dan Pencegahan Kekerasan Seksual (SD Negeri 205 Maluku Tengah dan SD Negeri 233 Maluku Tengah), Kegiatan Rutin Malam Jumat, Eksplorasi Alam di Negeri Mamala, Pengolahan Sampah Plastik menjadi Paving Blok: Langkah cerdas Menuju Lingkungan Bersih, Semangat Kemerdekaan HUT ke-79 RI, Pembuatan Profil Negeri Mamala, Gumbuk: Sagu Tumbuk sebagai Olahan Makanan Khas Mamala Berbasis Kearifan Lokal, Perpisahan KKN Kebangsaan XII 2024.
Elvira mengaku bangga dapat mengikuti dan lolos program KKN Kebangsaan 2024 karena dapat membagikan ilmu dan pengalaman bagi masyarakat Ambon, melakukan berbagai aktifitas bersama dengan beragam suku dari seluruh Indonesia.