Apa Itu Lubang Hitam (Black Hole)?
Lubang Hitam adalah wilayah di ruang-waktu yang menunjukkan efek gravitasi sedemikian kuat sehingga tidak ada partikel, bahkan radiasi elektromagnetik seperti cahaya, yang dapat melepaskan diri darinya. Konsep keberadaan mereka berasal dari teori Relativitas Umum Albert Einstein. Lubang hitam terbentuk dari sisa-sisa bintang raksasa yang runtuh pada akhir siklus hidupnya, setelah kehabisan bahan bakar nuklir.
Ketika bintang masif runtuh ke dalam dirinya sendiri, seluruh massanya terkompresi ke dalam titik volume nol yang tak terhingga padat, yang disebut Singularitas. Singularitas ini menciptakan tarikan gravitasi yang ekstrem. Batasan di sekitar singularitas dari mana tidak ada cahaya yang dapat kembali dikenal sebagai Cakrawala Peristiwa (Event Horizon). Begitu suatu objek melewati Cakrawala Peristiwa, ia akan jatuh ke dalam lubang hitam tanpa bisa kembali.
Lubang hitam terbagi menjadi beberapa jenis, termasuk lubang hitam bintang (beberapa kali massa Matahari) dan lubang hitam supermasif (jutaan hingga miliaran kali massa Matahari) yang diyakini berada di pusat hampir setiap galaksi, termasuk Bima Sakti. Meskipun lubang hitam itu sendiri tidak dapat dilihat, para ilmuwan mendeteksi keberadaannya secara tidak langsung melalui efek gravitasi yang ditimbulkannya pada bintang dan gas di sekitarnya.