Peran Life Long Learning dalam Pendidikan Informal, Formal, dan Nonformal
Life long Learning atau Pendidikan Sepanjang Hayat adalah konsep
Pendidikan yang menekankan bahwa belajar itu tidak hanya berhenti pada jenjang
pendidikan tertentu saja, namun dimulai sejak
lahir sampai akhir hayat. Dalam
menghadapi perubahan sosial, budaya, dan teknologi pada era sekarang,
pendidikan sepanjang hayat (Life Long Learning) merupakan suatu
kebutuhan yang paling penting bagi setiap individu supaya mampu beradaptasi
serta mampu dalam meningkatkan kompetensi dan potesi diri. Konsep tersebut ada
dalam tiga jalur pendidikan utama, yaitu pendidikan informal, formal, dan
nonformal.
Peran Life long Learning dalam Pendidikan
Informal
Pendidikan informal adalah proses belajar yang terjadi
secara alami atau tidak disengaja dalam kehidupun sehari-hari, yang biasanya
terjadi dalam lingkungan keluarga dan masyarakat. Life Long Learning dalam
jalur Pendidikan informal ini diberikan melalui pengalaman hidup, interaksi
sosial, kebiasaan yang terjadi dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat, dan
pemanfaatan media teknologi digital sebagai sumber belajar. Peran orang tua maupun masyarakat sekitar dalam
pendidikan informal ini memiliki peran yang besar dalam menanamkan dan
mengajarkan nilai-nilai moral dan sikap, rasa keingintahuan, serta motivasi
untuk terus berkembang. Pendidikan informal ini menjadi pelengkap pendidikan
formal dan nonformal dengan memberikan pembelajaran yang kontekstual dann
relevan dengan kehidupan nyata.
Peran Life long Learning dalam Pendidikan
Formal
Dalam jalur pendidikan formal, Life Long Learning
berperan sebagai landasan untuk menumbuhkan kebiasaan belajar yang
berkelanjutan. Sekolah dan perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai
tempat transfer pengetahuan, akan tetapi juga sebagai ruang pembentukan sikap
kritis, kreatif, dan mandiri dalam belajar. Melalui kurikulum yang adaptif,
pembelajaran berbasis masalah, serta pemanfaatan teknologi digital, peserta
didik didorong untuk terus mencari, mengolah, dan mengembangkan pengetahuan
secara aktif.
Peran Life Long Learning dalam Pendidikan
Nonformal
Pendidikan nonformal memiliki peran yang strategis dalam
mengimplementasikan pendidikan sepanjang hayat, karena pendidikan nonformal
bersifat fleksibel dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Program seperti
kursus keterampilan, pelatihan kerja, pendidikan kesetaraan, pemberdayaan
masyarakat menjadi sarana bagi individu untuk meningkatkan kompetensi sesuai
dengan tuntutan kehidupan dan dunia kerja. Melalui pendidikan nonformal,
masyarakat memiliki kesempatan untuk terus belajar meskipun berada di luar sistem
sekolah.
Dengan demikian, pendidikan sepanjang hayat (Life Long Learning) akan berjalan secara efektif apabila ke tiga jalur pendidikan informal, formal, dan nonformal saling melengkapi. Pendidikan informal membentuk karakter dan nilai-nilai moral dalam kehidupan, pendidikan formal menjadi dasar pengetahuan dan keterampilan akademik, dan pendidikan nonformal sebagai pelengkap, penganti, dan memperkuat keterampilan hidup. Dengan adanya kolaborasi dan saling melengkapi dalam tiga jalur pendidikan tersebut, akan mencipatakan proses belajar yang berkelanjutan dan setiap individu memiliki kesempatan untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas diri sepanjang hayat.