Kenapa Kita Suka Musik?
Rasa senang, haru, atau bahkan sensasi merinding yang kita rasakan saat mendengarkan musik favorit adalah hasil langsung dari respon kimia yang kuat di otak. Musik memiliki kemampuan unik untuk memicu pelepasan dopamin di jalur otak yang mendapat penghargaan, terutama di daerah yang dikenal sebagai Nucleus Accumbens. Ini adalah jalur yang sama yang diaktifkan oleh hadiah mendasar lainnya, seperti makanan atau kegiatan yang menyenangkan.
Para peneliti menemukan bahwa pelepasan dopamin ini tidak terjadi pada puncak lagu, melainkan dalam fase antisipasi. Otak kita secara aktif memprediksi kelanjutan ritme, harmoni, atau lirik berikutnya. Ketika musik membangun ketegangan yang menyenangkan dan kemudian menyelesaikannya dengan cara yang memuaskan, otak melepaskan dopamin sebagai hadiah. Inilah mengapa alur melodi atau crescendo yang kompleks terasa sangat memuaskan ketika mencapai resolusinya.
Selain kesenangan murni, musik juga terhubung erat dengan memori emosional. Struktur otak seperti amigdala dan hipokampus, yang memproses emosi dan memori, sangat aktif saat mendengarkan musik. Mendengar lagu yang pertama kali Anda dengar saat lulus atau jatuh cinta dapat secara instan mengaktifkan kembali sirkuit saraf yang menyimpan emosi tersebut, menjelaskan mengapa musik dapat membawa kita kembali ke masa lalu dan memicu perasaan yang intens dan mendalam.