Konsep 'Kemacetan Digital' di Jaringan Internet
Sama seperti jalan raya yang dapat mengalami kemacetan lalu lintas, jaringan internet juga dapat mengalami Kemacetan Digital (Congestion). Fenomena ini terjadi ketika volume data yang dikirimkan melebihi kapasitas yang dapat ditangani oleh suatu jalur komunikasi, seperti router atau kabel. Dampak langsungnya adalah penurunan kualitas koneksi bagi semua pengguna yang berbagi jalur tersebut.
Kemacetan ini memanifestasikan dirinya dalam beberapa cara, yang paling jelas adalah peningkatan Latensi (keterlambatan). Data (paket) harus menunggu giliran untuk dikirim, menyebabkan streaming video menjadi lambat, panggilan video terputus-putus, dan pengalaman gaming online yang buruk. Selain itu, router mungkin mulai menjatuhkan paket data yang datang terlalu cepat, memaksa pengirim untuk mengirim ulang, yang memperburuk kemacetan.
Dalam jaringan yang canggih, konsep QoS (Quality of Service) digunakan untuk mengatasi masalah ini. QoS adalah mekanisme yang memprioritaskan jenis lalu lintas data tertentu (misalnya, memberikan prioritas tertinggi pada paket data panggilan video agar tetap lancar, daripada pengunduhan file besar). Kemacetan digital adalah tantangan abadi dalam rekayasa jaringan, yang terus diatasi dengan peningkatan Bandwidth (kapasitas jalur) dan algoritma manajemen lalu lintas yang lebih pintar.