Mahasiswa Kini Dituntut Makin Percaya Diri: Public Speaking Jadi Keterampilan Wajib
Public speaking kini menjadi salah satu kemampuan yang tak bisa dilepaskan dari kehidupan mahasiswa. Di era persaingan global, mahasiswa dituntut lebih dari sekadar menguasai materi akademik, tetapi juga mampu menyampaikan ide secara jelas dan meyakinkan. Kemampuan berbicara di depan umum bukan hanya berguna untuk presentasi kelas, tetapi juga saat wawancara kerja, diskusi profesional, hingga memimpin sebuah tim.
Namun, fakta di lapangan menunjukkan banyak mahasiswa masih merasa gugup ketika menjadi pusat perhatian. Rasa takut salah, takut dinilai, hingga kekhawatiran lupa materi sering kali menjadi penghambat. Kondisi ini menunjukkan perlunya mahasiswa menumbuhkan kepercayaan diri sejak dini melalui latihan dan pengalaman sederhana sehari-hari.
Menurut beberapa pengamat pendidikan, kemampuan public speaking sebenarnya bukan bawaan lahir. Siapa pun bisa menguasainya jika mau melatih diri secara bertahap. Sama seperti keterampilan lainnya, semakin sering digunakan, semakin mudah pula dikuasai.
Salah satu langkah awal yang bisa dilakukan mahasiswa adalah membiasakan diri berbicara dalam kelompok kecil. Latihan sederhana, seperti menyampaikan pendapat saat diskusi kelas atau bercerita singkat di depan teman dekat, dapat menjadi fondasi membangun keberanian. Dengan cara ini, mahasiswa dapat membiasakan diri menghadapi audiens.
Seiring waktu, mahasiswa yang terus berlatih biasanya akan lebih siap menghadapi situasi berbicara skala besar. Pada akhirnya, public speaking bukan hanya keterampilan teknis, tetapi juga modal penting untuk masa depan karier mereka.