Mahasiswa PLS Dampingi Warga dalam Program Keaksaraan
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Luar Sekolah (PLS) menunjukkan dedikasi nyata dalam bidang pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pendampingan warga dalam Program Keaksaraan. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari praktik lapangan yang telah diintegrasikan ke dalam kurikulum, sehingga memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa untuk menerapkan teori yang telah dipelajari. Dengan berada di tengah masyarakat, mahasiswa dapat memahami kondisi nyata lapangan serta tantangan yang dihadapi warga dalam mengakses pendidikan.
Program Keaksaraan ini menyasar warga dewasa yang masih memiliki keterbatasan dalam kemampuan membaca, menulis, dan berhitung. Mahasiswa PLS hadir sebagai fasilitator pembelajaran yang tidak hanya mengajarkan materi dasar, tetapi juga membangun rasa percaya diri para peserta. Melalui pendekatan humanis, komunikatif, dan interaktif, mahasiswa menyesuaikan metode mengajar dengan kebutuhan dan kemampuan belajar masing-masing warga sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan menyenangkan.
Selain proses pengajaran, mahasiswa juga melakukan pemetaan kebutuhan belajar serta evaluasi perkembangan peserta secara berkala. Evaluasi ini penting untuk menilai sejauh mana peserta mengalami peningkatan kemampuan literasi, sehingga materi dapat disesuaikan dengan perkembangan mereka. Dengan demikian, tujuan pembelajaran dalam Program Keaksaraan dapat tercapai secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi kualitas hidup peserta.
Keterlibatan mahasiswa dalam program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi warga, tetapi juga berpengaruh besar terhadap perkembangan kompetensi mahasiswa itu sendiri. Melalui pengalaman langsung di lapangan, mahasiswa PLS belajar mengenai dinamika sosial, strategi pemberdayaan masyarakat, serta pentingnya empati dalam proses pendidikan nonformal. Kegiatan ini sekaligus membentuk karakter mahasiswa sebagai calon pendidik dan agen perubahan yang peka terhadap kebutuhan masyarakat.
Program Keaksaraan yang dijalankan bersama masyarakat menjadi bukti nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pengabdian masyarakat. Kolaborasi antara mahasiswa, dosen pembimbing, dan warga setempat menciptakan sinergi positif dalam meningkatkan kemampuan literasi masyarakat. Diharapkan kegiatan ini terus berlanjut dan berkembang sehingga semakin banyak warga yang memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kualitas hidup melalui pendidikan.