Mengapa Laba-Laba Tidak Terjebak di Jaring Mereka Sendiri?
Jaring laba-laba adalah mahakarya rekayasa alam, dirancang untuk menjadi sangat lengket bagi mangsa, tetapi tidak bagi pembuatnya sendiri. Laba-laba dapat bergerak dengan bebas di atas jebakan mematikan ini berkat kombinasi desain jaring yang cerdas dan adaptasi fisik pada kaki mereka.
Pertama, jaring laba-laba dirancang secara strategis. Tidak semua benang di jaring bersifat lengket. Laba-laba membuat dua jenis Serat Sutra: benang struktural utama dan jari-jari pendukung yang tidak perekat (non-sticky), dan benang spiral yang berfungsi sebagai jebakan, yang dilapisi dengan zat lengket. Laba-laba secara naluriah tahu untuk berjalan hanya pada bagian jaring yang tidak lengket.
Kedua, bahkan ketika laba-laba harus menyentuh benang yang lengket, kaki mereka dilengkapi dengan adaptasi khusus. Kaki mereka ditutupi bulu-bulu kecil dan cakar. Laba-laba berjalan di ujung cakar mereka, yang meminimalkan area kontak dengan benang lengket. Selain itu, beberapa spesies menghasilkan zat berminyak atau kimia pada kaki mereka yang bertindak sebagai agen pelepasan, sehingga mereka dapat menarik kaki mereka dari perekat tanpa menjebak diri mereka sendiri.