Musim Hujan Datang, Motor Harus Siap : Tips Perawatan Motor agar Tak Cepat Rusak
Musim hujan mulai mengguyur dan jalanan mulai becek, pengendara motor harus ekstra
waspada. Titik kritis seperti rantai, rem, bodi, dan sistem kelistrikan menjadi lebih rentan
mengalami kerusakan ketika terpapar air hujan, genangan, dan lumpur. Dengan perawatan yang
tepat di musim hujan, motor Anda tetap prima, bukan hanya aman dikendarai, tetapi juga lebih
awet dan hemat biaya di kemudian hari. Air hujan sering mengandung zat asam yang dapat
memicu korosi pada komponen bodi dan rangka motor. Genangan dan cipratan lumpur
membuat bagian bawah motor, rantai dan gir terkena kotoran, pasir, atau kerikil yang
mempercepat keausan.
Artikel yang diterbitkan oleh Honda menyebut bahwa “air hujan memiliki pH yang cukup asam
sehingga dapat membuat warna bodi motor menjadi cepat kusam dan munculnya Rem dan
rantai yang terbuka rentan terpapar air atau lumpur juga menghadapi risiko performa menurun,
misalnya rem yang terasa kurang pakem atau rantai yang cepat kendur atau berkarat.
Tips perawatan rantai dan gir
Rantai motor menjadi salah satu komponen yang sangat rentan saat musim hujan. Menurut
artikel di GridOto: “Supaya gir dan rantai awet saat musim hujan, jangan lupa untuk mencuci
motor secara berkala. Minimal seminggu sekali, rantai dan gir motor …” GridOto
Langkah terbaik:
• Setelah berkendara dan terkena hujan atau becek, segera bersihkan rantai dan gir
dengan air bersih dan lap lembut, lalu keringkan.
• Lumasi rantai dengan pelumas khusus rantai agar tidak kering dan tidak mudah berkarat.
• Periksa kekencangan rantai secara rutin — rantai yang terlalu longgar akan lebih cepat
rusak karena cipratan air/kotoran semakin mengikis bagian dalamnya.
Tips perawatan rem
Rem adalah komponen vital dari sistem pengereman, dan pada musim hujan, kerusakan atau
penurunan performa rem menjadi lebih berisiko. Seperti yang disebut pada artikel Federaloil:
“Bagian cakram rem … ketika Anda menerjang genangan air atau banjir maka kotoran akan
menempel pada cakram rem motor Anda.”
Tips praktis:
• Setelah keciprat hujan atau melewati genangan, bersihkan cakram rem dan kanvas rem
dengan kain bersih atau semprotan air (setelah motor mati).
• Tekan rem beberapa kali setelah dibersihkan untuk memastikan kampas rem kering dan
tidak ada udara atau kotoran yang menghambat pengereman.
• Jika kampas rem sudah tipis atau terdengar suara decit saat pengereman, segera ganti.• Perhatikan bahwa kondisi permukaan rem yang licin lumpur membuat pengereman jadi
kurang gesit — kurangi kecepatan dan jaga jarak aman.
Perawatan bodi, kelistrikan, dan ban
• Bodi & cat: Air hujan yang bercampur pasir atau debu bisa menggores cat atau memicu
karat. Cuci motor setelah hujan dan keringkan dengan lap microfiber.
• Kelistrikan: Kabel dan soket yang terkena air atau kotoran bisa korsleting atau korosi.
Periksa kabel yang terkelupas, bersihkan sambungan, dan keringkan area yang mungkin
tertutup genangan.
• Ban dan tekanan angin: Jalanan becek dan genangan mengurangi traksi ban. Ban
dengan tekanan rendah atau kembang tipis lebih berbahaya saat hujan. Periksa tekanan
ban dan kondisi kembang secara rutin.
Musim hujan membawa tantangan tambahan bagi pengendara motor dari genangan hingga
cipratan kotoran dan air yang bisa merusak komponen penting. Namun dengan perawatan yang
tepat dan konsisten mulai dari membersihkan rantai, menjaga rem, hingga memperhatikan
kelistrikan dan ban motor Anda akan tetap prima dan aman dikendarai. Ingat, “motor yang
terawat dengan baik memiliki harga jual yang tinggi” dan tentu juga menghemat biaya servis di
masa mendatang. Jangan biarkan hujan menjadi alasan motor anda jadi rentan. Sebaliknya,
jadikan musim hujan sebagai momen untuk merawat lebih baik.