Peran Pendidikan Keluarga sebagai Pondasi Pendidikan Luar Sekolah
Pendidikan keluarga merupakan pondasi utama dalam membentuk
kepribadian anak sebelum memasuki dunia sekolah formal. Nilai-nilai moral,
kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial pertama kali diperoleh anak dari
lingkungan keluarganya.Orang tua berperan penting sebagai pendidik pertama dan
teladan utama. Melalui interaksi sehari-hari, anak belajar mengembangkan sikap
empati, sopan santun, dan keterampilan komunikasi yang menjadi bekal penting
dalam kehidupan bermasyarakat.Di era modern, tantangan bagi keluarga semakin
kompleks. Perubahan sosial, kemajuan teknologi, dan tekanan ekonomi membuat
banyak orang tua kehilangan waktu berkualitas bersama anak-anaknya.
Hal ini dapat memengaruhi proses pendidikan karakter di
rumah.Pendidikan keluarga tidak hanya soal pengawasan, tetapi juga
pendampingan. Orang tua diharapkan mampu menjadi teman belajar dan
pembimbing dalam penggunaan teknologi, terutama dalam mengakses informasi
yang bermanfaat.Program pendidikan keluarga yang diadakan oleh PKBM atau
lembaga nonformal menjadi solusi penting untuk meningkatkan kesadaran orang
tua tentang pentingnya peran mereka. Melalui pelatihan parenting, orang tua
dibekali keterampilan mendidik anak dengan pendekatan positif.Sinergi antara
pendidikan keluarga, formal, dan nonformal akan membentuk sistem pendidikan
yang utuh dan saling melengkapi. Anak akan tumbuh dengan karakter kuat dan
kemampuan adaptasi yang baik terhadap perubahan lingkungan.Dengan keluarga
sebagai fondasi, pendidikan luar sekolah dapat berjalan lebih efektif dalam
membentuk generasi yang berkarakter, berakhlak, dan berdaya saing tinggi.