Era digital menuntut masyarakat untuk memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah. Di tengah tantangan tersebut, pendidikan nonformal menjadi alternatif strategis dalam menyediakan ruang belajar yang lebih fleksibel dan inklusif. Berbeda dengan pendidikan formal yang terstruktur, pendidikan nonformal memungkinkan masyarakat dari berbagai latar belakang untuk memperoleh kompetensi baru sesuai kebutuhan dan kemampuan mereka.
Salah satu kontribusi utama pendidikan nonformal adalah peningkatan literasi digital. Melalui berbagai program seperti pelatihan komputer dasar, penggunaan internet sehat, keamanan digital, dan pemanfaatan aplikasi produktivitas, masyarakat dibekali kemampuan dasar untuk beradaptasi dengan teknologi. Literasi digital yang baik memungkinkan individu mengakses informasi, berpartisipasi dalam aktivitas ekonomi digital, serta memanfaatkan teknologi untuk mendukung pekerjaan maupun usaha mandiri.
Selain kompetensi teknis, pendidikan nonformal juga berperan dalam mengembangkan soft skills yang sangat diperlukan di era digital, seperti komunikasi, kerja sama, kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah. Banyak lembaga nonformal menggunakan metode pembelajaran berbasis praktik, simulasi, dan proyek kolaboratif yang terbukti efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan interpersonal peserta.
Pendidikan nonformal juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat yang sulit menjangkau pendidikan formal. Program yang diselenggarakan oleh PKBM, lembaga kursus, dan komunitas lokal sering kali dirancang berdasarkan kebutuhan riil masyarakat setempat. Misalnya, pelatihan kewirausahaan digital bagi pelaku UMKM, pelatihan desain grafis bagi pemuda, atau pemasaran digital untuk ibu rumah tangga. Dengan pendekatan berbasis kebutuhan ini, pendidikan nonformal dapat meningkatkan peluang ekonomi dan kemandirian masyarakat.
Optimalisasi peran pendidikan nonformal di era digital memerlukan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, hingga komunitas lokal. Kolaborasi ini memastikan bahwa program yang diberikan relevan dengan kebutuhan industri serta didukung oleh akses teknologi yang memadai. Dengan dukungan berkelanjutan, pendidikan nonformal dapat menjadi kekuatan utama dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di tengah transformasi digital yang terus berkembang.