Peran PKBM dalam Meningkatkan Literasi Masyarakat
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) memiliki peran vital dalam
meningkatkan literasi masyarakat, terutama di wilayah pedesaan dan daerah
tertinggal. Lembaga ini menjadi tempat bagi warga belajar untuk memperoleh
pendidikan dasar, keterampilan, hingga pengetahuan kewirausahaan.Program
keaksaraan fungsional yang diselenggarakan PKBM tidak hanya bertujuan
mengajarkan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga menanamkan literasi
kehidupan. Artinya, peserta belajar diarahkan untuk mampu menerapkan ilmu
dalam konteks keseharian, seperti membaca petunjuk kerja, mengelola keuangan,
hingga menggunakan teknologi.Tutor yang mengajar di PKBM berperan besar
sebagai fasilitator yang memahami kondisi sosial budaya peserta didik.
Mereka tidak hanya mengajar, tetapi juga membangun kepercayaan diri
masyarakat yang sebelumnya merasa tertinggal dalam pendidikan.Selain bidang
keaksaraan, PKBM juga mengembangkan program literasi digital agar masyarakat
mampu mengikuti perkembangan teknologi informasi. Pembelajaran berbasis
teknologi ini menjadi langkah adaptif di tengah era digitalisasi yang
cepat.Keberhasilan PKBM dapat dilihat dari meningkatnya angka partisipasi
pendidikan kesetaraan serta tumbuhnya semangat belajar di kalangan masyarakat
dewasa. Beberapa lulusan PKBM bahkan berhasil melanjutkan pendidikan ke
jenjang lebih tinggi.Namun, tantangan tetap ada seperti minimnya fasilitas belajar,
insentif tutor yang rendah, serta kesadaran masyarakat yang belum merata terhadap
pentingnya literasi. Perlu dukungan nyata dari pemerintah daerah dan pihak swasta
untuk memperkuat keberlanjutan PKBM.PKBM menjadi bukti bahwa pendidikan
luar sekolah dapat menjadi alat transformasi sosial yang efektif dalam membangun
masyarakat literat dan berdaya.