Pola Tidur yang Baik untuk Menunjang Prestasi Mahasiswa
Pola tidur yang sehat
memiliki peran besar dalam menentukan prestasi akademik mahasiswa. Kurang tidur
membuat tubuh cepat lelah, sulit berkonsentrasi, dan lambat memahami materi
kuliah. Namun, banyak mahasiswa yang menganggap begadang sebagai hal biasa, terutama
ketika sedang menghadapi tugas besar atau menjelang ujian. Kebiasaan ini justru
dapat menurunkan kemampuan belajar secara signifikan.
Mahasiswa yang sering
begadang biasanya mengalami gangguan suasana hati, mudah marah, dan sulit
mengatur emosi. Ketika tubuh tidak mendapat waktu istirahat yang cukup, daya
ingat juga menurun sehingga mahasiswa kesulitan mengingat materi penting. Jika
kebiasaan kurang tidur ini dibiarkan, prestasi akademik akan terus menurun
meski mahasiswa sudah belajar keras.
Di sisi lain,
penggunaan gawai sebelum tidur juga menjadi penyebab terganggunya kualitas
tidur. Cahaya dari layar membuat otak tetap aktif sehingga mahasiswa sulit
merasa mengantuk. Akibatnya, waktu tidur menjadi semakin larut dan tubuh tidak
mendapatkan waktu pemulihan yang memadai. Kebiasaan ini perlu dikurangi dengan
menetapkan batas waktu menggunakan gawai di malam hari.
Untuk mendapatkan tidur
yang berkualitas, mahasiswa perlu menjaga rutinitas tidur yang teratur. Tidur
dan bangun pada waktu yang sama setiap hari membantu tubuh beradaptasi dan
bekerja lebih optimal. Selain itu, menciptakan suasana kamar yang tenang dan bersih
dapat membantu proses istirahat menjadi lebih nyaman.
Tidur bukan kegiatan
yang membuang waktu, melainkan investasi agar tubuh dan pikiran siap menghadapi
aktivitas akademik. Mahasiswa yang menerapkan pola tidur sehat akan lebih
fokus, lebih mudah memahami materi, serta memiliki kondisi emosional yang lebih
stabil. Kualitas belajar akan meningkat ketika tubuh mendapat istirahat yang
cukup.