TAK BOSAN UKIR PRESTASI, MAHASISWI PLS UNESA KEMBALI RAIH JUARA DALAM KOMPETISI DEBAT NASIONAL

Surabaya - Mahasiswa Jurusan PLS UNESA kembali meraih prestasi di ajang lomba debat. Perlombaan yang diikuti kali ini adalah Lomba Debat Nasional oleh HMJ Ekonomi Syariah UIN Tulungagung yang berlangsung pada tanggal 9-10 November 2021 secara daring. Pada kompetisi tersebut, tim debat mahasiswa Jurusan PLS yang menyebut dirinya Srikandi, berhasil meraih posisi sebagai juara 2.
Peraihan prestasi tersebut didalangi oleh Rizka dari angkatan 2018, Farah dari angkatan 2019, dan Silvi dari angkatan 2020. Tidak bosan-bosannya mereka giat berlatih dan mencari pengalaman melalui berbagai kompetisi di bidang debat. Meskipun dampak dari pandemi belum usai, yakni aktivitas jarak jauh yang mayoritas harus dilaksanakan secara daring, tak menyurutkan semangat ketiga mahasiswa PLS UNESA tersebut untuk terus mengukir prestasi.
Dalam kompetisi kali ini, Rizka mengaku ada kesulitan yang dihadapi dalam menyusun case building, “Case buliding yang hanya disusun 10 menit dan penyampaian 3 menit membuat kita harus lebih cepat dan fokus mengatur strategi. Karena idealnya dalam lomba debat, case building 20 menit dan penyampaian 5-7 menit” terangnya. Rizka dan Farah yang sudah terbiasa mengikuti perlombaan serupa pun harus menyesuaikan strategi dengan kesulitan yang dihadapi dalam lomba kali ini. Begitu pula Silvi, junior dalam tim debat PLS, ia pun merasa tertantang untuk dapat mengimbangi situasi perlombaan dan juga seniornya dalam tim tersebut.
Kesulitan dan tantangan yang dihadapi tidak menjadi suatu hambatan bagi mereka bertiga. Keberhasilan mereka dalam memenangkan kompetisi yang kesekian kalinya dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain agar terus mengasah potensinya dan mencari pengalaman baru. Silvi pun berpesan untuk seluruh mahasiswa Jurusan PLS UNESA “Manfaatkan waktu sebaik mungkin dan gali semua bakat dan minat karena 4 tahun merupakan waktu yang sempit untuk mengetahui luasnya dunia”. Maka dari itu, selagi masih muda, pikiran dan badan masih mampu diajak berkompromi, lakukan apa saja yang sekiranya mampu membuat kita mengenal dinamika kehidupan perkuliahan. Perluas wawasan dan pengalaman, agar dapat terus berkembang. (Ay/Cin)