TRANSFORMASI PERAN TUTOR DALAM PENDIDIKAN NON FORMAL DI ERA 5.0
Di tengah perkembangan era Revolusi Industri 5.0, tutor atau pendidik nonformal tidak bisa lagi hanya berperan sebagai pemberi materi. Mereka dituntut menjadi fasilitator, motivator, sekaligus pendamping belajar yang mampu memahami kebutuhan individual peserta didik. Dengan perubahan pola belajar masyarakat yang semakin mandiri, pendidik nonformal harus menguasai keterampilan komunikasi, kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi digital.
Sebagai contoh, banyak tutor kini menggunakan platform seperti WhatsApp, Zoom, atau Google Classroom untuk memberikan materi dan tugas kepada peserta didik dewasa. Pendekatan blended learning atau pembelajaran campuran ini memudahkan peserta yang mungkin bekerja atau memiliki tanggung jawab keluarga, tetapi tetap ingin belajar tanpa terikat ruang dan waktu tertentu.
Namun, adaptasi ini bukan tanpa tantangan. Banyak tutor di daerah yang belum familiar dengan teknologi atau bahkan tidak memiliki akses internet yang stabil. Oleh karena itu, lembaga penyelenggara pendidikan nonformal perlu memberikan pelatihan bagi para tutor agar mereka dapat memaksimalkan pembelajaran dan tidak ketinggalan zaman. Transformasi ini sangat penting untuk memastikan bahwa pendidikan luar sekolah tetap relevan dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat lintas generasi.