Unesa dan Sistem Rekognisi Prestasi Mahasiswa: Pengakuan Siapa yang Berjuang
Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unesa memiliki prosedur resmi untuk rekognisi prestasi mahasiswa. Dokumen internal mencantumkan alur pengajuan, bukti kejuaraan atau kegiatan, dan persetujuan pihak fakultas.
Sistem ini memastikan bahwa tiap karya, lomba, atau kontribusi mahasiswa yang menghasilkan prestasi dicatat, diakui, dan dapat dihubungkan ke nilai akademik atau penghargaan kampus.
Bagi mahasiswa, hal ini memberikan kejelasan: jika punya prestasi, ada mekanisme resmi untuk dilaporkan dan diakui, sehingga usaha mereka tidak “hilang” begitu saja.
Kampus/universitas memanfaatkan data rekognisi untuk memberi reward, fasilitas atau pengakuan yang setara sehingga meningkatkan motivasi mahasiswa secara keseluruhan.
Dengan sistem ini, Unesa menunjukkan bahwa prestasi bukan hanya bonus tapi bagian dari budaya kampus—yang terstruktur, diakui, dan dihargai.
Kedepannya, kampus berharap sistem rekognisi terus diperkuat agar mahasiswa semakin percaya diri untuk berkarya dan berkompetisi.