ADAKAN SEMINAR NASIONAL DARING, PLS UNESA MAKSIMALKAN PERAN PERGURUAN TINGGI DI ERA NEW NORMAL

Surabaya - Negara Indonesia saat ini sedang menjalani skenario untuk mempercepat penanganan covid-19 dalam aspek kesehatan dan sosial ekonomi yang sering disebut New Normal. Menanggapi hal tersebut Jurusan S2 Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Fakultas Pascasarjana Unesa telah menyelenggarakan seminar nasional daring pada selasa (21/07) dengan tajuk “Peran perguruan tinggi di era New Normal”.
Pengisi yang diundang pada seminar nasional daring seri ini yaitu Jenderal TNI (Purn) Dr. Moeldoko, S. IP., selaku ketua staff kepresidenan Republik Indonesia, Prof. Dr. Maria Veronica Roesminingsih, M.Pd., selaku guru besar PLS Unesa sekaligus anggota senat Unesa dan Prof. Dr. Yatim Riyanto, M.Pd., yang kali ini membahas peran pendidikan non formal dalam New Normal sekaligus guru besar PLS Unesa.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh direktur Pascasarjana Unesa, Dr. Edy Winarto, M.Kes. Dalam kesempatan tersebut Edy berpesan agar perguruan tinggi bukan hanya sebagai menara gading, banyak melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat akan tetapi tidak pernah mengonfirmasikan hasilnya kepada masyarakat. Untuk itu Edy menghimbau melalui program studi yang ada di Pascasarjana untuk terus menyelenggarakan webinar.
Di kesempatan ini Dr. Moeldoko, menyampaikan ada lima poin agar Indonesia menjadi sebuah negara maju. Indonesia yang tidak ada satupun rakyatnya tertinggal untuk meraih cita-cita, Indonesia yang demokratis, Indonesia yang setiap warganya memiliki hak yang sama didepan hukum, Indonesia yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi kelas dunia dan Indonesia yang mampu menjaga dan mengamankan bangsa dan begara dalam dunia yang semakin kompetitif.
"Cita-cita kita menjadi Negara maju tidak boleh terhenti gara-gara covid-19. Kita harus tetap memiliki tujuan berbangsa dan bernegara menuju negara maju. Saya berharap perguruan tinggi juga mampu menjadi agent of change dalam mengedukasi masyarakat untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru" Tambahnya. Prof. Dr. M. V. Roesminingsih, M.Pd., melanjutkannya dengan membahas bagaimana peran keluarga di era New Normal yang mengharuskan para orangtua untuk paham mengenai belajar dari rumah (Learn Form Home) sekaligus menjadikan anak sebagai seorang yang mandiri.
Roes mengharapkan orangtua untuk selalu mampu menjadikan anak-anak mereka orang yang produktif baik untuk dirinya sendiri maupun lingkungannya. Dalam sesi terakhir Prof. Dr. Yatim Riyanto, M.Pd., memberikan gambaran bagaimana pentingnya peran pendidikan non formal di era New Normal saat ini dan bagaimana cara paling efektif mengedukasi masyarakat melalu pendidikan non formal. Kegiatan dilanjyt dengan diskusi bersama antara pengisi dan juga peserta. (Nov)