MENINGKATKAN KOMPETENSI LULUSAN, PLS UNESA BERI KESEMPATAN UNTUK UJI KOMPETENSI

Surabaya – Seperti tahun-tahun sebelumnya Laboratorium Jurusan Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) kembali mengadakan kegiatan “Tes Uji Kompetensi Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat” pada senin-selasa (21-22/09). Kegiatan Tes Uji Kompetensi (TUK) bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Unesa dan dilaksanakan di Gedung O1 lantai 2 Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Unesa. Kegiatan yang diikuti oleh 40 peserta yang berasal dari mahasiswa PLS ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa PLS Unesa yang berpedoman pada visi dan misi Jurusan PLS Unesa.
TUK pemberdayaan masyarakat pada tahun ini diasesori oleh Dr. Wiwin Yulianingsih, M.Pd., Rivo Nughroho, M.Pd., Widya Nusantara, M.Pd.dan Heryanto Susilo, M.Pd. Ketua Laboratorium PLS Unesa Dr. I Ketut Atmaja Jhony Artha, M.Kes., menyampaikan bila kegiatan TUK merupakan wadah penunjang bagi mahasiswa PLS Unesa agar mampu menjadi stakeholder dalam bidang pemberdayaan masyarakat maupun bidang kajian PLS lain yang berkaitan dengan pengembangan masyarakat. “Mahasiswa PLS Unesa diharapkan memiliki kompetensi penunjang yang bersertifikat BNSP sebagai fasilitator pemberdayaan masyarakat. Maka kita selalu adakan kegiatan TUK fasilitator pemberdayaan setahun sekali” Tandas Jhony.
Sebagai salah satu peserta TUK fasilitator pemberdayaan masyarakat Gita Rahma Andiri merasa senang dapat diberikan kesempatan untuk mengikuti TUK. “Senang bisa dapet kesempatan ikut kegiatan, bisa nambah pengalaman, dan yang paling penting bisa nambah ilmu karena diberi pendampingan mulai awal sampai akhir sama assesornya” Ujar Gita. (Nov)